masih ada alasan(?)

masih ada alasan untuk tidak memulai murojaah harian(?)

anak menangis.
cucian numpuk.
makanan belum terhidang.
setrikaan.
dll.

dan pada ketika inilah, hanya orang orang yang sanggup menikmati perjuangan akan diuji. bagaimana kesungguhan azzamnya,tekadnya. bacaan bacaan alquran memang harus senantiasa dibaca. difahami dan ditadabbur. kemudian diamalkan. diulang2 juga amatlah perlu.

bisa kita bayangkan jika setiap potong waktu adalah kesibukan dengan kalamNya..betapa berkualitas kehidupan. betapa muntijah kalimat dan laku yg tercermin. semuanya bernas..berisi..dan bukan percakapan kosong.

saat hati enggan untuk sekedar menyentuhnya, lawanlah.
saat hati menolak dan malas, berjuanglah untuk melawannya.
lama kelamaan hati pun melembut, dan bersedia diajak tsabat , istiqomah.

terakhir,
bedoalah…
kita hanya manusia super lemah yang punya harapan teramat tinggi.
hanya dan jika hanya dengan kehedakNya lah kita akan mampu lalui.
mintalah agar dimudahkan pelafalan setiap hurufnya di lisan kita.
mintalah agar siang dan malamnya dirizkikan mebaca kalamNya.
mintalah agar diberi semangat yg tak pernah padam.
mintalah agar kecintaan terhadapnya tak lekang oleh waktu…tak berkurang sedikitpun justru bertambah.
bicaralah padaNya,adukan kesusahan dan kepayahanmu…
Dia Maha Memahami dan akan membantumu.

selamat berjuang melawan segala alasan.
selamat bersenang senang dengan alquran.

Ingatan Kemarin

Featured Image -- 1151

Originally posted on Robbani's Weblog:

Juni, 2012

Segala puji hanya untuk Allah, tiada Tuhan kecuali Dia yang maha Benar. Kita berlindung kepada-Nya dari ilmu yang tidak bermanfaat, dari hati yang tidak takut kepada-Nya, dari jiwa yang tidak tenang dan senatiasa gelisah, serta dari doa yang tidak dikabulkan oleh-Nya.

Shalawat dan salam hanya teruntuk Utusan mulia, kekasih-Nya, Muhammad beserta keluarga, sahabat, tabi’in, tabiut tabi’in, dan orang-orang shalih setelahnya. Semoga kita juga termasuk diantaranya.

Ada statement yang baru aku dapatkan dan sungguh bisa membuat kita terintropeksi.

“Kita jangan dibuat senang oleh banyaknya pemuda muslim di Indonesia yang menjadi negara mayoritas muslim ini, tapi kita harus dibuat risau oleh sedikitnya mereka yang bertahan dalam kehanifan identitas keislaman mereka serta produktifitas mereka sebagai generasi harapan islam dan bangsa”.

Ironi memang, tapi itulah kenyataan sekarang dan semoga tidak untuk kedepannya. Semoga tidak termasuk kita di dalamnya. Sungguh mengerikan jika kita mencoba menerawang masa depan islam dan negara ini. Coba sedikit…

View original 721 more words

FLP dan 18

asalinmushaffa:

ah…semoga ini titik baliknya :’)

Originally posted on Journey of Sinta Yudisia :

Konon, orang-orang yang dilahirkan di bulan Februari, cocok menjadi seniman. Sifat sensitif, suka segala sesuatu yang berbau artistik, imajiner, pengkhayal tinggi. Profesi yang cocok adalah artis, penulis, pemusik, atau pekerja seni yang lain. Mungkin itu sebabnya, beberapa nama di FLP yang lahir di bulan Februari seperti mbak Afifah Afra atau Rihanu Alifa, senang berkiprah di dunia kepenulisan.

Boleh jadi, kita percaya prediksi zodiac.
Bahwa orang yang lahir di bulan tertentu, disebabkan pengaruh posisi bulan dan matahari, cairan-caiaran dalam tubuh bereaksi membentuk pola tertentu dan memengaruhi pembentukan karakter.

Pertanyaannya : apakah semua orang yang lahir di bulan Februari dapat menjadi seniman?

FLP : Forum Motivasi

Semakin lama, semakin menyadari, bahwa minat dan bakat tanpa motivasi dan stimulasi sama seperti kecantikan seorang gadis yang dipulas buram dalam rambut acak-acakan, wajah kusam, baju kumal. Potensi cemerlang tak berarti apa-apa, tak memunculkan produk yang mampu dilihat dunia.
Ditakdirkan lahir di bulan Februari bukan serta…

View original 775 more words

khilaf

bismillahirrahmaanirrahim..
alhamdulillahilladzi bini’matihi tatimmushshoolihaat….

terik masih menyambangi perjalananku bersama bidadari kecilku. kami baru saja menyelesaikan serangkaian birokrasi yang cukup panjang untuk melengkapan dokumen2 ‘asalin…dan terakhir hari ini. pemotretan asalin di kantor imigrasi untuk pembuatan pasportnya…

sampai catatan ini ditulis, ‘asalin tertidur pulas dalam dekapanku.

subhanallah, setiap penggal mozaik kehidupan, ada banyak hikmah yg terserak. termasuk penggal kehidupan yg selama dua minggu ini cukup menguras tenaga dan menguji kesabaran ini…melengkapi dokumen2 kakak ‘asalin dari mulai pembuatan kartu keluarga yg merupakan syarat kelengkapan pencetakan akte kelahiran sampai pembuatan passport.

ssssttt..’asalin masih nyenyak dan tak bergeming dalam buaianku di angkot siang ini.

pertama sekali, untuk membuat kartu keluarga, seorang suami dan istri harus mempunyai domisili yg sama. dan karena asalin lahir di tempatku, cigombong sedangkan ktp suamiku adalah maros makassar, jadi perlu ada surat pindah yg mengantar kepindahan suami..dsb

tapi dari kesemua rangkaian ini..yang ingin saya bagi adalah ketika mengurus kartu keluarga. jadi ceritanya minggu lalu kami ditelfon oleh pihak desa kalau ternyata KK kami sudah jadi dan bisa diambil. maka datanglah kami ke desa. setelah diterima dan dicek..tenyata nama asalin mushaffa tertulis laki laki di kolom jenis kelaminnya. ok alhamdulillahnya bisa diperbaiki di desa. setelah diperbaiki, kami cek lagi. dan tau apa? ternyata asalin mushaffa lahir tahun 1965… sesaat kami saling berpandangan. kikikikkkk…asalin udh jadi nenek nenek kali ya..
akhirnya tidak bisa diperbaiki di desa. harus diperbaiki di kabupaten dan itu memerlukan waktu 2 minggu. sementara kami harus segera membuat paspor asalin untuk kepulangan kami ke malaysia . Allah…

pelajaran yang bisa diambil, itu baru kekhilafan manusia terhdap manusia…dan baru dua kali salah…kalau kekhilafan manusia terhadap Allah? entah berapa kali…tapi Maha Pengampunnya Allah…tak bertepi kasih sayangya. pintu taibat selalu terbuka..kecuali ketika maut mnjemput..itupun masih ada rahmatNya.

*latepost november.

belum tumpah semua

berjalan jalan di siang hari.
hinggapi kehidupan banyak orang, hinggapi celoteh mereka dalam wujud paragraf…sampai terlupa tumpahkan kisah sendiri.

tulis apa yang ingin kau tulis. segala rasa,harapan bahkan cita.
semoga ia jadi penghapus lara, peninggi azzam, bahkan untuk sekedar melegakan hati.

jangan lupa membaca basmalah.

bismillahirrahmaanirrahim.
indah sekali rasanya ketika saya kembali ke masa lalu. iya, kadang meain waktu tak sedikit mengubah segalanya jadi tampak lebih usang. dan ketika kita merefleksi..kembali sejenak ke belakang, ketika segalanya masih cukup bahkan terlalu sempurna, rasanya ada yg ingin tumpah.

bagaimana ya caranya mendidik jiwa. mulai dari memelihara kebiasaan agar istiqomah, memenjara nafsu-ego, memperkuat kesabaran, terlebih lagi memupuk husnudzon dalam segala keadaan.

memenjara ego.nafsu.memperkuat kesabaran.

aih, Allahu rabbi betul betul lah perkara yang satu ini.

orang yang kuat, adalah yang mampu menahan rasa marahnya

plak…tiba tiba saja ada yang kesindir dengan petikan di atas.
itu pertanda….orang yang tidak mampu tahan amarahnya adalah orang yang……****jwb sendiri

istighfar 3000 x kali

terkadang tak sama apa yang kita mau dengan kehendak orang lain.tak jarang kita peduli sementara yang lain tak mau tahu atau ada saatnya kita tak dihargai. hmmm itukah yang sekiranya jadi penyebab marah kita?

o-owW
apasih dunia ini…

kematian adalah pemutus kenikmatan

untuk apa seluruh bumi jika Allah tak ridha, dan apalah seluruh bumi ini jika Allah telah ridha dengan kita

quote pertama adalah salah satu yg kerap sekali saya bunyikan bersama teman sekaligus sahabat saya ketika sekolah dulu,azka azizah, ketika kami merasakan kekecewaan atau sekedar merasa tidak enak hati. dan manjur sekali,buzzzzZzzt apalah dunia ini….sebentar lagi juga mati…buat apa nilai matematika yang harus 9,5…knp matematika? hihi itu hanya sebagai gambaran masalah yg kami hadapi dulu sewaktu SMA atau masih banyak perumpaan lain…begitu juga sekarang…meskipun masala-masalah  di kehidupan yang sekarang lebih kompleks tapi rumusnya tetap sama. “sebentar lagi juga mati”
tapi rumus ini hanya sebagai penghibur aja atau semacam anastesi sementara. tidak untuk kemudian apatis dan pesimis dg segalanya :) tetap mesti menjadi lebih baik..memberikan yang terbaik.

quote yang kedua juga salah satu yang paling saya suka. Allah. Allah adalah segala-galanya. dan ‘segala-galanya’ ini mesti diterjemahkan ke dalam laku. yaitu berlapang dada atas segala takdir. karena ada Allah di atas segalanya, maka kita tidak peduli kalaupun sampai seluruh dunia ga suka kita atau mau ngapa-ngapain kita. asal Allah ridha sama kita , kita jadi tenang dan ga ngambang atau galau lagi. yang berabe kalau sebaliknya…seluruh dunia suka kita, tapi Allah, ngeliat kita aja ga sudi misalnya? hayo, bisa apa kita kalau Allah ga ridha sama kita.

saya rasa itu dulu yang bisa tumpah di ruang ini. asalin masih terlelap, semoga saya juga bisa terlelap dalam keridhaan Allah siang ini. mau rehat dulu ya

21 januari
samudera atlantik..himmada zakiyya

Ibu Primary Object, Ayah Secondary Object : Ibu atau Ayah Pendidik Utama?

asalinmushaffa:

i love to be a mother

Originally posted on Journey of Sinta Yudisia :

Mommy First
Dengarlah apa yang dilakukan Nosekeni Fanny, istri ketiga Mphakanyiswa.
Setiap kali anak-anaknya selesai bermain, Nosekeni menyiapkan makanan dan cerita heroik bangsa Xhosa. Cerita-cerita ini merangsang imajinasi suku Qunu. Salah satu cerita kegemaran putra pertamanya, Rolihlala adalah kisah seorang perempuan katarak yang menjadi musafir. Ia berkelana mencari orang yang mau membersihkan matanya. Tentu saja tak ada orang yang mau. Jijik! Namun, suatu ketika terdapatlah seorang pemuda yang bersedia membersihkan matanya. Ajaib. Usai membersihkan katarak sang perempuan tua, menjelmalah ia menjadi gadis cantik rupawan nan kaya raya. Pemuda itupun menikah dengannya.
Apa yang ditekankan oleh Nosekeni adalah bahwa pemberian dan kemurahan hati, suatu saat akan dibalas dengan ganti kebaikan yang tak terkira. Kisah itu menancap terus dalam benak dan hati Rolihlala hingga kelak ia menjadi tokoh perlawanan Apartheid yang dikenal sebagai Nelson Mandela.

Perempuan-perempuan yang luarbiasa berperan sebagai seorang Ibunda, melahirkan tokoh-tokoh yang dikenang sepanjang masa sebagai para Penakluk Dunia…

View original 1.602 more words