bersembunyi:

 

pagi hari,sesungguhnya kita menangis

pada udaara yang dingin memecah

ada sendu yang tak berbilang lagi disana

tentang kecintaan pada pemiliknya

tentang harapan sekaligus cemas yang resah

dan kita lebih memilih jauh dari hingar

menemui kesendirian,memenuhi panggilan pagi

sesungguhnya ada sesak yang menyempit

lama lama memenuhi garis gerimis kerinduan

tentang kerinduan pada pemiliknya

tentang sembunyiNya yang sejatinya tak pernah luputi kita

kita yang cinta padaNya

kita yang rindu denganNya

berapa sujud yang kita cipta,dalam sembunyi di malam tadi?

 

medan khandaq,2 januari,dini hari 2013

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s