cerita cinta

Bismillah..

Kita tak pernah menghargai cinta kalau begitu sejatinya. Kalau dalam fikir dan persepsi kita,cinta itu masih saja seputar kisah adam hawa . Kita melupakan banyak hal tentang cinta,keistimewaannya,afiliasinya,dan bagaimana sebenarnya fenomena cinta harusnya bermula serta berakhir.

Sudah 19 tahun hidup di dunia,seharusnya sudah berkali2 kita bisa menerjemahkan arti cinta dengan sebenar2 definisi dan mengamalkan praktisnya. Kita semestinya sudah sangat tahu, bagaimana ummi abi mencurahkan cinta mereka untuk generasi harapan mereka, saya,kalian,kita. Kita juga harusnya sudah sangat faham, bagaimana kita diajarkan membagi cinta kita kepada  adik ,abang,kakak kita. Lalu saat kita menginjakkan hidup kita di bangku sekolah, kita banyak diajari,bagaimana mencintai ilmu, dan bagaimana ilmu itu difahamkan kepada kita dengan penuh kasih dan cinta oleh para pujangga ilmu, guru2 kita-semoga Allah selalu mencurahkan cintaNya kepada mereka. Kemudian di bangku sekolah juga, hidup memperkenalkan kita dengan teman2 seperjuangan, dan bagaimana cinta kepada mereka tumbuh karena Allah…masa2 itu,dimana kita bertumbuh dan berkembang bersama mereka,berusaha memaknai kehendak dan takdir Allah serta hikmah2 indah di dalamnya, ya Allah,,ridhailah setiap langkah mereka di seluruh penjuru bumiMu…dan pada saatnya nanti,entah di dunia atau disyurga,bagi orang yang bersabar, Allah menjanjikan buah cinta semurni madu,untuknya yang tak Allah kabarkan lagi perihalnya..semoga Allah senantiasa menyertai.

Perjalanan panjang  cinta kita yang tidak semuanya mampu kita tuliskan itu,seharusnya sudah lama membawa kita pada fikiran yang lebih mushlih,bahkan muhsin. Seharusnya perjalanan itu sudah lama mengantarkan  kita pada persepsi yang tak lagi berkeliaran di muka bumi,tapi lebih jauh dari itu,menembus langit dan dimensi. Menembus langit,mencintai Cinta Tertinggi,Allah..yang telah mengajarkan semua hal padaku,pada kita. Dan menembus dimensi,mencintai rosul kita,yang karena perjuangannya,kita bisa merasakan manisnya iman,walau kita tak sempat bertemu dalam dimensi waktu yang sama…maafkan kami Allah,  telah tak mengahargai makna cinta yang sebenarnya…

Saat cinta makhluk memang terbukti tidak  memadai untuk menjadi tempat kami bersandar…semoga tidak terlambat,dan pemaknaan ini abadi sampai kami berhadapan denganMu…

11.30 malam,Kelantan,kediaman antarabangsa taman uda…
10 desember2013 sebelum semuanya terlambat,,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s