janji

Berhasil. sore itu, saya berusaha melangkah, menerjemahkan mimpi jadi realita,sebisanya. kelas melukis.

Membangun semangat dan hasrat, berarti menggeser langkah, walaupun sesenti. Walaupun setngah mati susahnya. Yang jelas, semangat tak akan kau temukan dalam diam. Kau memulai langkah special pertama, yang semoga menguatkan langkah-langkah panjang setelahnya. Melangkah, yang semoga dengannya Allah semakin yakin, bahwa engkaulah pemilik mimpi itu, dan Ia akan memeluk mimpi itu, kata Arai di novel sang pemimpi.

23 agustus 2013, 17.00, Kampus Lalu suatu sore, ketika semangat, sedang seutuhnya kau perjuangkan setelah sekian lama meredup, temanmu tiba-tiba melupakan janjinya kepadamu. Dan ketika itu pula, kau merasa , kaulah satu-satunya yang tersakiti di dunia ini. Saat itu, yang wujud dalam benak hanya kemarahan yang tercipta entah sebesar apa. Secara sadar, kau mulai merencanakan ekspresi-ekspresi apa yang akan kau buat, ketika esok pagi berjumpa dengan temanmu itu. Ah, naif..

Sudahlah, kembalikan semuanya pada takdir dan ketetapan Allah. Bahwa manusia tercipta dengan sifat salah dan lupa. Lalu atas dasar apa kau kesal tak berkesudahan?

Meskipun….

Janji memang janji.

Tersusun urusannya, menunaikan janjinya, menepati waktunya.#sikap

3 hal yang pernah kau coba tata dalam pribadimu. Entah bagaimana melekatkannya dalam entiti hidupmu, yang terpenting kerja keras meniti jalan-jalan menuju 3 sikap itu telah kau tempuh. Kau ingin memperkenalkan bahwa bangsa melayu yang kau lahir dan diizinkanNya hidup menjelma jadi identitasmu , bahwa seorang muslim yang dengannya kau dikenal, adalah seorang manusia yang punya integritas tinggi terhadap kualitas dirinya, dan tahu cara menghargai orang lain. Maka sore itu, ketika kau dapati pemilik janji tak menepatinya, ada kekesalan yang mendalam, meski janji itu tak lebih besar dari esensi penepatan janji itu sendiri. Ah, himmada..

pengetahuanNya! Adalah lebih luas dari pengetahuan anda wahai diri!

Selalu ada hikmah, di balik keremukan-keremukan hatimu. Mungkin saja, jika janji sore itu ditunaikan, kau akan kembali ke rumah terlambat. Sehingga kau harus memesan taxi yang harganya beberapa kali lipat dari harga bis kota. Atau, kau akan kehujanan, basah kuyup. Karena sore tadi tepat pukul 6, hujan deras turun di tanah ini. Atau banyak hal lagi, yang akan tersingkap. Sekarang atau nanti. Hikmah itu pasti ada, bunga… Pelajaran hari ini : Bahwa dunia hanya sementara. Berjalanlah di atasnya kerendahan hati, dengan kelapangan dada..sakit di sini, tak sebanding dengan sakitnya nanti di akhirat yang bermiliyar2 kali lipa..semoga Allah kuatkan kita, kau dan aku …

hari ini kau belajar: berjanji adalah menitipkan segenap kepercayaan seseorang pada kita..dan kita yang dititipi, harus bertanggungjawab dengan titipan kepercayaan itu. ah, akupun masih belajar…percaya dan dititipi kepercayaan. wallahu ‘alam..

1 Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s