perjalanan mulia maryam

“tidaklah seorang hamba yang ditimpa kesulitan,kesedihan,kepayahan,sekalipun hanya  kakinya yang terkena duri, melainkan Allah menginginkan kebaikan untuknya”

 

bismillah..

“kesabaran itu pahalanya tak terbatas…karena itu hanya sedikit yang bisa bersabar” bisik ayah thoriq…

merangkaikan kata, selagi masih sempat berbagi hikmah…selagi belum Allah cabut karunia kemampuan mengolahnya. apalah saya ini, yang baru mengerti (sebatas)teori2 di atas…sungguh…saya belum termasuk ke dalam orang2 yang kuat(sabar).

saya masih terbayang sosok maryam binti imran, perempuan terpilih yang super sabar itu….bagaimana bisa? bagaimana bisa ia memiliki kesabaran sekokoh itu,,dari masa2 awal ia diuji sampai ia bergelar ibunda isa? sedangkan pada masa2 sulit yang sama, di saat seorang perempuan harus berjuang menjalani perubahan hormonal ketika hamil muda,  saya ditemani seorang suami, masih tidak bersabar. maryam? belum lagi status sosial yang menderanya hari itu, sebagai perempuan yang hamil tanpa suami….Allah….maka dimana letak saya hari ini? dengan kesabaran yang kadang hilang dan pergi disertai keluh keluh yang terucap? maryam, mungkin yang kau dendang hanyalah doa, sambil mengelus2 perut yang kian membesar…..dengan rasa yang entah bagaimana tak mungkin dijelaskan,,kesabaran sebesar apa yang kau miliki wahai putri keluarga imran….??? sampai tiba masanya, ketika rasa sakit yang semakin mengerang menjelang persalinan, dan kau telah keluar dari kampungmu, seorang diri. ya, tanpa siapapun. yang kau bawa hanya seorang hamba titipanNya dalam rahimmu, dan tentu saja kesabaranmu yang tak pernah kau tinggalkan…panasnya yerussalem seperti apa wahai ibunda isa? adakah sepanas negeri malaysia bagian utara yang kini saya duduki ini? tentu saja lebih entah berapa derajat…..terbayang dengan letih kau bersandar dan berteduh di bawah pohon kurma….dengan rasa sakit yang semakin tak dapat berkompromi…. saat itu…hanya wahyu2 Allah yang menemani perjalanan mulia maryam menjadi seorang ibu.

“dan guncangkanlah pohon kurma itu, niscaya kurmanya akan jatuh untukmu”

Maha Besarnya Allah….

#segenap refleksi terapi kesabaran…mengingat perjuangan bunda maryam….

saya –masih sangat jauh dari kesabarannya…

tulisan perdana seorang ibu hamil :”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s