definisi

seberkas cahaya matamu, adakalanya hampir gerimis namun tak pernah terik

dahi yang hampir tidak pernah menciptakan kerut, sejak awal kita saling mengenal

entah kesabaran sebesar apa yang kau jaga di sana, dadamu

bukan tak pernah senyummu membeku, mungkin hanya kau simpan sesaat

tapi setelahnya, selalu ada yang terindah terukir

tanganmu selalu ada membersamai tanganku

 

kata,

kau begitu menjaganya, hati-hati menata setiap tuturnya

sehingga, yang salah mengartikan diammu adalah aku.

air mata, yang dengannya, kau berhasil menampar keras hati yang kosong dan hampir batu ini di setiap sepertiga malam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s