khilaf

bismillahirrahmaanirrahim..
alhamdulillahilladzi bini’matihi tatimmushshoolihaat….

terik masih menyambangi perjalananku bersama bidadari kecilku. kami baru saja menyelesaikan serangkaian birokrasi yang cukup panjang untuk melengkapan dokumen2 ‘asalin…dan terakhir hari ini. pemotretan asalin di kantor imigrasi untuk pembuatan pasportnya…

sampai catatan ini ditulis, ‘asalin tertidur pulas dalam dekapanku.

subhanallah, setiap penggal mozaik kehidupan, ada banyak hikmah yg terserak. termasuk penggal kehidupan yg selama dua minggu ini cukup menguras tenaga dan menguji kesabaran ini…melengkapi dokumen2 kakak ‘asalin dari mulai pembuatan kartu keluarga yg merupakan syarat kelengkapan pencetakan akte kelahiran sampai pembuatan passport.

ssssttt..’asalin masih nyenyak dan tak bergeming dalam buaianku di angkot siang ini.

pertama sekali, untuk membuat kartu keluarga, seorang suami dan istri harus mempunyai domisili yg sama. dan karena asalin lahir di tempatku, cigombong sedangkan ktp suamiku adalah maros makassar, jadi perlu ada surat pindah yg mengantar kepindahan suami..dsb

tapi dari kesemua rangkaian ini..yang ingin saya bagi adalah ketika mengurus kartu keluarga. jadi ceritanya minggu lalu kami ditelfon oleh pihak desa kalau ternyata KK kami sudah jadi dan bisa diambil. maka datanglah kami ke desa. setelah diterima dan dicek..tenyata nama asalin mushaffa tertulis laki laki di kolom jenis kelaminnya. ok alhamdulillahnya bisa diperbaiki di desa. setelah diperbaiki, kami cek lagi. dan tau apa? ternyata asalin mushaffa lahir tahun 1965… sesaat kami saling berpandangan. kikikikkkk…asalin udh jadi nenek nenek kali ya..
akhirnya tidak bisa diperbaiki di desa. harus diperbaiki di kabupaten dan itu memerlukan waktu 2 minggu. sementara kami harus segera membuat paspor asalin untuk kepulangan kami ke malaysia . Allah…

pelajaran yang bisa diambil, itu baru kekhilafan manusia terhdap manusia…dan baru dua kali salah…kalau kekhilafan manusia terhadap Allah? entah berapa kali…tapi Maha Pengampunnya Allah…tak bertepi kasih sayangya. pintu taibat selalu terbuka..kecuali ketika maut mnjemput..itupun masih ada rahmatNya.

*latepost november.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s